Fikal Ariska, 170201035 (2021) Pelaksanan Gerakan Literasi di Sekolah Dasar Negeri Trieng Meuduro, Sawang, Aceh Selatan. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Fikal Ariska, 170201035, FTK, PAI, 085262014427.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Abstract
Pelaksanaan gerakan literasi adalah suatu program yang dilaksanakan untuk menjadikan warga sekolah khususnya peserta didik menjadi para pelajar yang literat sepanjang masa dan membangun pola pikir yang kritis dan kreatif, dengan melibatkan pihak-pihak sekkolah itu sendiri. Pentingnya literasi dalam dunia pendidikan ialah sebagai upaya membangun generasi bangsa dengan wawasan yang luas yang berbudi pekerti luhur. Pemerintah melalui Kemendikbud mengeluarkan Permendikbud no. 23 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang diwujudkan melalui implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dari jenjang SD sampai SMA. Gerakan literasi merupakan sebuah upaya yang mendukung dalam menumbuhkan rasa cinta membaca. Pelaksanan budaya literasi di sekolah sudah banyak diterapkan di berbagai sekolah, melalui kegiatan-kegiatan atau program penunjang literasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pelaksanaan gerakan literasi di SDN Trieng Meuduro, mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan gerakan literasi di SDN Trieng Meuduro, serta mengetahui solusi dalam mengatasi hambatan pada pelaksanaan gerakan literasi di SDN Trieng Meuduro. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Pelaksanaan gerakan literasi di SDN Trieng Meuduro masih dalam tahap pembiasaan yang diwujudkan dengan melaksanakan program juz amma ceria, reading morning, wajib kunjung pustaka, layanan lambat baca tulis. (2) Faktor pendukung Pelaksanaan gerakan literasi di SDN Trieng Meuduro yaitu: peran aktif warga sekolah, lingkungan sekolah yang kondusif, adanya perpustakaan sekolah, adanya sudut baca, adanya alokasi waktu. Sedangkan faktor penghambatnya antara lain: Kurangnya minat baca peserta didik, kurangnya kemampuan penguasaan berbahasa Indonesia yang baik, tidak adanya pustakawan yang khusus mengurus atau mengelola perpustakaan sehari-harinya, kurannya buku yang menarik dan sesuai untuk usia anak, kurangnya keterlibatan Dinas Pendidikan saat pelaksanaan gerakan literasi berlansung dan tidak adanya pelatihan kusus untuk guru dalam menjalankan program literasi. (3) Solusi untuk mengatasi Pelaksanaan literasi di SDN Trieng Meuduro antara lain:membuat program-program penunjang literasi, Membiasakan berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia di lingkungan sekolah, penanaman motivasi terhadap anak, serta menjadikan guru/staf sebagai pengurus perpustakaan selama belum adanya pustakawan khusus.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | pelaksanaan, budaya literasi. |
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Fikal Ariska |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 04:45 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 04:45 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59092 |
