Maila Nurhaliza, 220201010 (2026) Analisis Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Toleransi Beragama Pada Siswa Di SMAN 1 Lawe Bulan Kabupaten Aceh Tenggara. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
skripsi maila ori.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (4MB)
Abstract
Penanaman nilai-nilai toleransi beragama merupakan salah satu upaya penting dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat yang majemuk. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui proses pembelajaran maupun pembinaan karakter di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai toleransi beragama pada siswa, mendeskripsikan strategi yang digunakan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya di SMAN 1 Lawe Bulan Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, siswa, dan beberapa guru mata pelajaran sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi beragama kepada siswa, yaitu sebagai teladan, pembimbing, motivator, mediator, dan pembina karakter. Strategi yang diterapkan meliputi pengintegrasian nilai toleransi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, pemberian keteladanan, pembiasaan sikap saling menghormati, pelaksanaan diskusi dan kerja kelompok, serta keterlibatan siswa dalam berbagai kegiatan sosial di sekolah. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama antar guru, lingkungan sekolah yang kondusif, program pembinaan karakter, dan dukungan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang siswa, pengaruh lingkungan luar sekolah dan media sosial, rendahnya kesadaran sebagian siswa mengenai pentingnya toleransi, serta keterbatasan waktu pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru melakukan pembinaan secara berkelanjutan, memperkuat kerja sama dengan seluruh warga sekolah dan orang tua, serta mengintegrasikan nilai toleransi dalam berbagai kegiatan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam telah menjalankan perannya secara optimal sehingga mampu membentuk sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menciptakan hubungan sosial yang harmonis di lingkungan sekolah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.1 Guru dan Pengajaran |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Maila Nurhaliza |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 05:17 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 05:17 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59128 |
