Hubungan Perfeksionisme dengan Academic Burnout pada Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Hilda Ummairah, 220901054 (2026) Hubungan Perfeksionisme dengan Academic Burnout pada Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Perfeksionisme dan academic Burnout] Text (Perfeksionisme dan academic Burnout)
HILDA UMMAIRAH-22090054_watermark.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (18MB)

Abstract

Academic burnout atau kelelahan akademik merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan perasaan kelelahan emosional, fisik, dan mental yang dialami mahasiswa akibat tuntutan akademik yang berkepanjangan. Fenomena ini menjadi perhatian serius dalam pendidikan tinggi karena dapat berdampak negatif terhadap performa akademik dan motivasi belajar. Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) memikul tanggung jawab ganda sebagai pelajar sekaligus calon pendidik, sehingga lebih rentan terhadap academic burnout. Salah satu faktor kepribadian yang diduga kuat memicu academic burnout adalah perfeksionisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perfeksionisme dengan academic burnout pada mahasiswa FTK Universitas Islam Negeri ArRaniry Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel berjumlah 254 mahasiswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala perfeksionisme (22 aitem, α = 0,911) dan skala academic burnout (29 aitem, α = 0,948). Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product-Moment. Hasil penelitian menunjukkan tingkat academic burnout mahasiswa sebagian besar berada pada kategori sedang (55,3%), diikuti rendah (30,2%) dan tinggi (14,1%). Tingkat perfeksionisme sebagian besar berada pada kategori sedang (79,6%), rendah (8,6%) dan tinggi (11,4%). Terdapat hubungan positif yang signifikan antara perfeksionisme dengan academic burnout dengan koefisien korelasi (r) = 0,599 dan nilai signifikansi (p) = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat perfeksionisme, semakin tinggi pula tingkat academic burnout yang dialami mahasiswa, dan sebaliknya. Temuan ini mengindikasikan bahwa perfeksionisme yang tidak dikelola dengan baik menjadi salah satu faktor psikologis dominan yang memicu kejenuhan akademik. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan intervensi psikologis seperti pelatihan selfcompassion dan manajemen stres, serta penciptaan iklim akademik yang lebih kolaboratif di lingkungan FTK UIN Ar-Raniry. Kata kunci: Academic burnout, mahasiswa, perfeksionisme

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa)
Divisions: Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Depositing User: Hilda Ummairah
Date Deposited: 22 Aug 2026 02:46
Last Modified: 22 Aug 2026 02:46
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59256

Actions (login required)

View Item
View Item