Pengembangan Sistem Tanya Jawab Penyakit Pernapasan Menggunakan Model Phi-4 dengan Pendekatan Retrieval-Augmented Generation

Salsabila Widya, 220705076 (2026) Pengembangan Sistem Tanya Jawab Penyakit Pernapasan Menggunakan Model Phi-4 dengan Pendekatan Retrieval-Augmented Generation. JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), 14 (2). pp. 1-10. ISSN 2477-5177 (Submitted)

[thumbnail of Retrieval-Augmented Generation, Phi-4, Fine-tuning, Sistem Tanya Jawab, Penyakit Pernapasan] Text (Retrieval-Augmented Generation, Phi-4, Fine-tuning, Sistem Tanya Jawab, Penyakit Pernapasan)
Salsabila_Widya_220705076.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Sistem tanya jawab berbasis Large Language Model (LLM) memiliki kemampuan menghasilkan jawaban yang relevan, namun masih berpotensi menghasilkan informasi yang tidak sesuai dengan sumber pengetahuan. Pendekatan Retrieval-Augmented Generation (RAG) dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan memanfaatkan proses retrieval untuk mengambil konteks yang relevan sebelum jawaban dihasilkan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan model Phi-4 dengan pendekatan RAG pada sistem tanya jawab penyakit pernapasan serta mengevaluasi pengaruh proses fine-tuning terhadap kinerja sistem. Proses fine-tuning dilakukan menggunakan metode Low-Rank Adaptation (LoRA), sedangkan implementasi RAG menggunakan model embedding BAAI/bge-m3 dan basis data vektor ChromaDB. Evaluasi dilakukan menggunakan framework RAGAS dengan metrik Context Precision, Context Recall, Faithfulness, dan Answer Relevancy pada 50 sampel pasangan pertanyaan dan jawaban, serta membandingkan model Phi-4 hasil fine-tuning dengan base model Phi-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Phi-4 hasil fine-tuning memperoleh nilai Context Precision, Context Recall, Faithfulness, dan Answer Relevancy masing-masing sebesar 1,0000, 1,0000, 0,9855, dan 0,6874. Dibandingkan dengan base model, proses fine-tuning meningkatkan nilai Faithfulness sebesar 0,0776 dan Answer Relevancy sebesar 0,0791, sedangkan nilai Context Precision dan Context Recall tetap sebesar 1,0000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses fine-tuning meningkatkan kualitas jawaban tanpa memengaruhi kinerja proses retrieval.

Item Type: Article
Subjects: 000 Computer Science, Information and System > 004 Computer Science
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknologi Informasi
Depositing User: Salsabila Widya
Date Deposited: 27 Aug 2026 04:06
Last Modified: 27 Aug 2026 04:06
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59829

Actions (login required)

View Item
View Item