Penafsiran Ayat-Ayat Khalifah dalam Tafsir Al-Mishbah dan Relevansinya terhadap Etika Sosial

Dila Elvira, 241006023 (2026) Penafsiran Ayat-Ayat Khalifah dalam Tafsir Al-Mishbah dan Relevansinya terhadap Etika Sosial. Tesis thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Penafsiran Ayat-Ayat Khalifah Dalam Tafsir Al-Mishbah Dan Relevansinya Terhadap Etika Sosial] Text (Penafsiran Ayat-Ayat Khalifah Dalam Tafsir Al-Mishbah Dan Relevansinya Terhadap Etika Sosial)
TESIS DILA ELVIRA BISMILLAH SIDANG 2.rtf(2).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Konsep khalifah menempatkan manusia sebagai pemegang amanah untuk mengelola dan memakmurkan bumi dengan penuh tanggung jawab, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama. Namun, kajian keislaman kontemporer masih diwarnai ketegangan antara pemaknaan khalifah sebagai legitimasi politik dan pemaknaannya sebagai konsep moral, di tengah fenomena merosotnya etika sosial di masyarakat modern, sementara kajian yang secara khusus mengonseptualisasikan penafsiran ayat-ayat khalifah dalam Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab ke dalam kerangka etika sosial secara sistematis belum banyak ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara mengonseptualisasikan penafsiran M. Quraish Shihab atas ayat-ayat khalifah ke dalam kerangka etika sosial melalui teori double movement Fazlur Rahman, serta mengkaji relevansi hasil konseptualisasi tersebut terhadap persoalan etika sosial masyarakat kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode tafsir mawḍū„ī, dianalisis menggunakan teori double movement dan teori etika sosial Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Mishbah menafsirkan sembilan ayat khalifah dalam tiga rumpun term (khalīfah, khalā'if, khulafā') dengan metode taḥlīlī yang dipadukan unsur mawḍū„ī dan bercorak al-adabī al-ijtimā„ī, memaknai khalifah sebagai amanah kemanusiaan, bukan legitimasi kekuasaan politik. Melalui gerakan pertama double movement ditemukan empat prinsip moral universal, yaitu khalifah sebagai amanah bukan otoritas bebas syarat, kekhalifahan yang bersifat kolektif-fungsional, kekuasaan

Item Type: Thesis (Tesis)
Keywords (Kata Kunci): Khalifah, Tafsir Al-Mishbah, Etika Sosial, Double Movement
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.4 Kumpulan ayat-ayat dan surat-surat tertentu
Divisions: Program Pascasarjana > S2 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Dila Elvira
Date Deposited: 28 Aug 2026 01:36
Last Modified: 28 Aug 2026 01:36
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59941

Actions (login required)

View Item
View Item