Imay Riana Surai, 220402012 (2026) Kekerasan Verbal dalam Pengasuhan dan Respons Emosional Anak: Studi Deskriptif di Desa Batumbulan. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 9 (1): 26. pp. 303-313. ISSN 2622-3740
Imay Riana Surai, 220402012, FDK, BKI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekerasan verbal dalam pengasuhan dan respons emosional anak di Desa Batumbulan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara. Fokus penelitian meliputi pemahaman orang tua mengenai kekerasan verbal dan nonverbal, bentuk komunikasi verbal yang digunakan dalam proses pengasuhan, serta respons emosional anak terhadap perlakuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian berjumlah 11 orang yang terdiri atas lima orang tua perempuan berusia 29–42 tahun, lima anak berusia 6–12 tahun, dan satu kepala desa sebagai informan pendukung. Informan utama dipilih secara purposive berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman sebagian orang tua mengenai kekerasan verbal masih terbatas karena kekerasan terhadap anak lebih sering dipahami sebagai tindakan fisik. Dalam praktik pengasuhan, ditemukan komunikasi berupa memarahi, membentak, menggunakan nada suara tinggi, dan memberikan teguran keras ketika anak melakukan atau mengulangi kesalahan. Berdasarkan pengalaman anak, komunikasi tersebut berkaitan dengan berbagai respons emosional, seperti sedih, kecewa, takut, malu, menangis, sakit hati, memilih diam atau menyendiri, serta berkurangnya rasa percaya diri. Temuan ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai batas antara pendisiplinan dan komunikasi yang mengandung kekerasan verbal. Penerapan komunikasi yang positif, tenang, dan menghargai anak penting untuk menciptakan lingkungan pengasuhan yang lebih aman bagi perkembangan emosional anak.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Imay Riana Surai |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 03:25 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 03:25 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60170 |
