Salsabila, 220104075 (2026) Tindak Pidana Pelecehan Seksual Terhadap Anak ditinjau dari Perspektif Hukum Pidana Islam (Studi Putusan Mahkamah Syariah Lhoksukon). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Salsabila, 220104075 FSH, HPI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang melanggar martabat kemanusiaan dan merusak masa depan anak sebagai generasi penerus bangsa. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis sanksi tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak berdasarkan perpsektif hukum pidana Islam, serta mengkaji pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap perkara. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode pendekatan penelitian yuridis normatif dengan jenis penilitian kualitatif. Data bersumber dari bahan buku primer berupa Salinan putusan, Qanun Aceh dan peraturan perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder seperti buku dan jurnal terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka (library research) yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelecehan seksual terhadap anak dalam perspektif hukum pidana Islam merupakan jarimah yang dapat dikenakan ‘uqubat ta’zir. Dalam penerapannya melalu Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, pelaku pelecehan seksual dapat dikenakan ‘uqubat berupa cambuk, denda, atau penjara sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 8/JN/2025/MS.Lsk yang menjatuhkan pidana penjara didasarkan pada fakta persidangan, keterangan saksi, serta dampak trauma psikologis korban. Hakim juga mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan. Berdasarkan pertimbangan tersebut Putusan ini menunjukkan bahwa hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan jarimah pelecehan seksual terhadap anak serta menjatuhkan ‘uqubat cambuk 40 kali berdasarkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014. Pemberian ‘uqubat tersebut bertujuan memberikan efek jera kepada pelaku, melindungi masyarakat, dan menegakkan nilai-nilai syariat Islam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.5 Hukum Pidana Islam (Jinayat) 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.5 Hukum Pidana Islam (Jinayat) > 2X4.542 Perkosaan dan Kekerasan Seksual |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Salsabila Salsabila |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 13:00 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 13:00 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60281 |
