Perancangan Pusat Edukasi dan Konservasi Air dengan Penerapan Eco-Hydrological Architecture

Hidayatun Rahmi, 220701089 (2026) Perancangan Pusat Edukasi dan Konservasi Air dengan Penerapan Eco-Hydrological Architecture. Skripsi thesis, Universitas Negeri Islam Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Pusat Edukasi dan Konservasi Air, EcoHydrological Architecture, Pengelolaan Air Hujan, Lanskap.] Text (Pusat Edukasi dan Konservasi Air, EcoHydrological Architecture, Pengelolaan Air Hujan, Lanskap.)
Repository_UIN_Ar-Raniry_Hidayatun Rahmi_220701089_FST_ARS.pdf.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (14MB)

Abstract

Perancangan pusat edukasi dan konservasi air dengan penerapan konsep ecohydrological architecture bertujuan untuk menghadirkan sebuah fasilitas yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang pembelajaran, tetapi juga sebagai sistem pengelolaan air hujan yang berkelanjutan. Kawasan perancangan berada pada lahan dengan karakteristik hidrologi yang sensitif serta memiliki potensi elemen air alami, sehingga memungkinkan pengembangan sistem pengelolaan air yang terintegrasi dengan kondisi tapak. Pendekatan ini diterapkan melalui integrasi elemen lanskap seperti bioswale, constructed wetland, kolam retensi dangkal, taman resapan, serta sistem pemanenan air hujan yang dirancang mengikuti kontur alami tapak dan alur hidrologi eksisting. Metode perancangan dilakukan melalui studi literatur, studi regulasi, observasi lapangan, serta studi banding terhadap preseden arsitektur dan lanskap yang menerapkan prinsip Eco-Hydrological Architecture. Perancangan dilakukan pada kawasan dengan karakteristik iklim tropis basah yang memiliki curah hujan tahunan relatif tinggi, yaitu berkisar 3.372,20 mm/tahun berdasarkan Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Besar, 2023. Angka ini jauh melampaui rata-rata curah hujan tropis di banyak wilayah Indonesia lainnya, sehingga memiliki potensi yang besar untuk penerapan sistem konservasi dan pemanfaatan air hujan. Hasil perancangan berupa rancangan tapak kurang lebih seluas 3 ha yang memenuhi syarat regulasi Koefisien Dasar Bangunan (KDB) maksimum 40% dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimum 60%, dengan capaian aktual pada hasil rancangan berupa KDB sebesar 17,21% dan RTH sebesar 82,79%, serta sistem pengelolaan air hujan terpadu yang terdiri atas bioswale, constructed wetland, kolam retensi, dan sistem rainwater harvesting. Rancangan ini menempatkan air sebagai elemen utama pembentuk ruang sekaligus media edukasi melalui sistem hidrologi yang dapat diamati secara langsung oleh pengunjung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture (Arsitektur)
Depositing User: Hidayatun Rahmi
Date Deposited: 31 Aug 2026 04:41
Last Modified: 31 Aug 2026 04:41
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60428

Actions (login required)

View Item
View Item