Implementasi Konseling Kelompok Dalam Menjaga Resiliensi Pada Anak Binaan LPKA Kelas II Banda Aceh

Intan Bauti, 220402056 (2026) Implementasi Konseling Kelompok Dalam Menjaga Resiliensi Pada Anak Binaan LPKA Kelas II Banda Aceh. Ameena Journal, 04 (03): 12. pp. 676-687. ISSN E-ISSN: 2986-0016

[thumbnail of Implementasi Konseling Kelompok Dalam Menjaga Resiliensi Pada Anak Binaan LPKA Kelas II Banda Aceh] Text (Implementasi Konseling Kelompok Dalam Menjaga Resiliensi Pada Anak Binaan LPKA Kelas II Banda Aceh)
676-687+Intan+bauti+oke.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan pentingnya upaya mempertahankan resiliensi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh agar mereka mampu menghadapi berbagai tekanan psikologis selama menjalani masa pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan konseling kelompok dalam menjaga resiliensi anak binaan, menjelaskan tahapan pelaksanaan layanan konseling kelompok, serta mengeksplorasi perubahan kondisi resiliensi yang dirasakan atau ditunjukkan anak binaan setelah mengikuti layanan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah 13 orang yang terdiri atas 10 anak binaan dan 3 petugas pembinaan, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan konseling kelompok di LPKA Kelas II Banda Aceh dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan penutupan. Pelaksanaan layanan tersebut mampu menciptakan dinamika kelompok yang mendukung sehingga anak binaan memiliki ruang untuk berbagi pengalaman, saling memberikan dukungan, serta mengembangkan kemampuan dalam mengelola emosi. Setelah mengikuti konseling kelompok, anak binaan memperlihatkan perkembangan positif yang ditunjukkan melalui kemampuan mengendalikan emosi, peningkatan rasa percaya diri, kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan, kualitas hubungan sosial, serta optimisme dalam memandang masa depan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi konseling kelompok memberikan kontribusi positif dalam menjaga resiliensi anak binaan selama menjalani proses pembinaan di LPKA Kelas II Banda Aceh.

Item Type: Article
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.4 Bimbingan dan Penyuluhan
Depositing User: Intan Bauti
Date Deposited: 31 Aug 2026 02:00
Last Modified: 31 Aug 2026 02:00
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60513

Actions (login required)

View Item
View Item