Almas Barlintia, 220701028 (2026) Strategi Pelestarian Arsitektur Masjid Tuha Indrapuri sebagai Warisan Budaya Islam. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
TA Almas Barlintia 220701028_finish3_watermark (1).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Masjid Tuha Indrapuri merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Aceh Besar yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan hingga saat ini masih digunakan sebagai tempat ibadah oleh masyarakat. Dalam penelitian ini, warisan budaya Islam dipahami sebagai warisan berwujud dan tidak berwujud yang memiliki keterkaitan dengan perkembangan kehidupan Islam serta mengandung nilai religius, historis, arsitektural, sosial, dan budaya yang diwariskan antargenerasi. Karakter tersebut terlihat pada Masjid Tuha Indrapuri melalui keberlanjutan fungsi ibadah, karakter arsitektur tradisional Aceh, nilai sejarah, serta hubungan bangunan dengan kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pelestarian arsitektur Masjid Tuha Indrapuri sebagai warisan budaya Islam berdasarkan kondisi arsitektur, nilai penting bangunan, keberlanjutan fungsi, dan keterlibatan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan data kualitatif yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta data kuantitatif melalui kuesioner terhadap 25 responden yang memiliki keterkaitan dengan masjid. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan prinsip ICOMOS (Burra Charter, 2013) dan pendekatan Living Heritage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter utama arsitektur Masjid Tuha Indrapuri, seperti denah, atap tumpang, struktur kayu, dan fungsi ibadah masih dipertahankan, meskipun terdapat perubahan pada material atap, lantai, sebagian struktur kayu, serta beberapa elemen arsitektur lainnya. Hasil kuesioner menunjukkan tingkat kesadaran, dukungan terhadap pelestarian partisipatif, dan keterlibatan masyarakat yang relatif tinggi. Berdasarkan sintesis hasil analisis, strategi pelestarian diarahkan pada empat aspek utama, yaitu pelestarian karakter arsitektur, pengendalian perubahan dan pemeliharaan, keberlanjutan fungsi dan nilai warisan budaya Islam, serta pengelolaan partisipatif dan perlindungan tapak. Strategi tersebut diarahkan melalui intervensi minimum, dokumentasi perubahan, pemeliharaan berkala, keterlibatan masyarakat, penguatan pengawasan pemerintah, dan perlindungan area pondasi dari ancaman lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture (Arsitektur) |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitektur |
| Depositing User: | Almas Barlintia |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 07:52 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 07:52 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60619 |
