Peran Komunikasi Keluarga Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja

M. Satria Pribadi, 220401029 (2026) Peran Komunikasi Keluarga Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Komunikasi Keluarga] Text (Komunikasi Keluarga)
SKRIPSI SATRIA FIX.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Komunikasi keluarga merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan remaja karena keluarga menjadi lingkungan terdekat yang dapat memberikan perhatian, dukungan emosional, arahan, dan pendampingan dalam menghadapi berbagai persoalan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya komunikasi keluarga dalam meningkatkan kesehatan mental remaja serta menemukan kendala utama yang dihadapi keluarga dalam penerapan komunikasi keluarga di Gampong Payaroh Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode field research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian diperoleh dari orang tua dan remaja di Gampong Payaroh sebagai informan penelitian. Analisis penelitian menggunakan Family Communication Patterns Theory, khususnya konsep conversation orientation dan conformity orientation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya keluarga dalam mendukung kesehatan mental remaja dilakukan melalui komunikasi yang terbuka, perhatian, dukungan emosional, pemberian nasihat, motivasi, pendampingan, serta pemberian arahan. Orang tua berusaha menjadi tempat bagi remaja untuk bercerita ketika menghadapi masalah, memberikan solusi dan semangat, serta membantu remaja dalam mengambil keputusan. Keluarga juga memberikan dukungan terhadap pendidikan, pergaulan, hobi, bakat, dan aktivitas positif remaja. Berdasarkan Family Communication Patterns Theory, pola komunikasi keluarga menunjukkan adanya perpaduan antara conversation orientation dan conformity orientation. Sementara itu, kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu akibat kesibukan orang tua maupun remaja, kurangnya keinginan sebagian remaja untuk berkomunikasi, keterbatasan kehadiran salah satu orang tua di rumah, perbedaan dalam proses komunikasi, serta kecenderungan sebagian remaja untuk menyelesaikan masalah sendiri tanpa menceritakannya kepada keluarga. Dengan demikian, komunikasi keluarga memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental remaja melalui terciptanya komunikasi yang terbuka, suportif, dan memberikan ruang bagi remaja untuk memperoleh perhatian, dukungan, serta arahan dari keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.2 Dakwah
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.3 Interaksi sosial dalam kelompok
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Muhammad Satria Pribadi
Date Deposited: 31 Aug 2026 12:16
Last Modified: 31 Aug 2026 12:16
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60857

Actions (login required)

View Item
View Item