Pemanfaatan Limbah Cangkang Tiram (Crassostrea gigas) Sebagai Pupuk Organik Pada Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amarantus tricolor L)

Aulia Rahim, 190703060 (2026) Pemanfaatan Limbah Cangkang Tiram (Crassostrea gigas) Sebagai Pupuk Organik Pada Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amarantus tricolor L). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of cangkang tiram, pupuk organik cair, bayam, pertumbuhan tanaman] Text (cangkang tiram, pupuk organik cair, bayam, pertumbuhan tanaman)
Aulia rahim,FST,BIO_watermark.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Limbah cangkang tiram mengandung kalsium karbonat (CaCO₃) yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pupuk untuk mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat penumpukan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair berbahan limbah cangkang tiram terhadap pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus tricolor L.) serta menentukan dosis yang memberikan respons pertumbuhan terbaik. Penelitian dilaksanakan pada Februari–Maret 2026 di Kebun Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 6 perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (20 mL/L), P2 (40 mL/L), P3 (60 mL/L), P4 (80 mL/L), dan P5 (100 mL/L), dengan masing-masing perlakuan terdiri atas 5 ulangan sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, dan lebar daun pada umur 31 hari setelah tanam (HST). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berbahan limbah cangkang tiram berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter pertumbuhan tanaman bayam, dengan nilai signifikansi < 0,001. Perlakuan P5 (100 mL/L) menghasilkan rata-rata pertumbuhan tertinggi pada seluruh parameter yang diamati, yaitu tinggi tanaman sebesar 57,06 cm, jumlah daun sebanyak 20,60 helai, panjang akar sebesar 18,60 cm, dan lebar daun sebesar 9,08 cm. Sebaliknya, perlakuan P0 (kontrol) menghasilkan rata-rata terendah, yaitu tinggi tanaman 38,94 cm, jumlah daun 10,80 helai, panjang akar 12,00 cm, dan lebar daun 6,10 cm. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian pupuk organik cair berbahan limbah cangkang tiram berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman bayam. Dosis 100 mL/L (P5) merupakan dosis tertinggi yang memberikan respons pertumbuhan terbaik dalam rentang dosis yang diuji.

Kata kunci: cangkang tiram, pupuk organik cair, bayam, pertumbuhan tanaman

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 628.4 Teknologi Pengolahan Limbah
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Biologi
Depositing User: Aulia Rahim
Date Deposited: 13 Oct 2026 05:02
Last Modified: 14 Oct 2026 01:56
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60874

Actions (login required)

View Item
View Item