Agus Delviana, 190101093 (2026) Penyelesaian Konflik Khitbah Di Kecamatan Krueng Sabee: Pendekatan Hukum Islam Dan Hukum Adat. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Agus Delviana, 190101093.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini membahas penyelesaian konflik khitbah di Kecamatan Krueng Sabee dengan mengkaji peran tokoh adat serta integrasi antara pendekatan hukum Islam dan hukum adat. Khitbah, yang dalam hukum Islam merupakan tahap awal sebelum pernikahan tanpa ikatan hukum yang mengikat, dalam masyarakat Krueng Sabee dipahami secara lebih luas sebagai perjanjian moral yang jika dibatalkan dapat menimbulkan konflik sosial dan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dan metode kualitatif lapangan, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi terhadap tokoh adat di sembilan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh adat memainkan peran penting sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik khitbah dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat. Integrasi hukum Islam dan hukum adat dilakukan secara harmonis dengan mempertimbangkan nilai-nilai lokal serta prinsip-prinsip keadilan dalam Islam. Dengan pendekatan ini, konflik khitbah dapat diselesaikan secara damai dan menjaga harmoni sosial dalam masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian peran tokoh adat dalam konteks sosial keagamaan di daerah yang menjunjung tinggi nilai tradisi seperti Krueng Sabee.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Khitbah, Tokoh Adat, Hukum Islam, Hukum Adat, Konflik Sosial |
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Agus Delviana |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 04:28 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 04:28 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61010 |
