Bimbingan Pranikah Dalam Mencegah Perceraian Di Kantor Agama Daerah Hulu Terengganu Malaysia

Nurul Syuhada Binti Mohd, 190402081 (2026) Bimbingan Pranikah Dalam Mencegah Perceraian Di Kantor Agama Daerah Hulu Terengganu Malaysia. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

[thumbnail of Bimbingan Pranikah Dalam Mencegah Perceraian Di Kantor Agama Daerah Hulu Terengganu Malaysia] Text (Bimbingan Pranikah Dalam Mencegah Perceraian Di Kantor Agama Daerah Hulu Terengganu Malaysia)
Skripsii Syuhada Revisii.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko perceraian di kalangan pasangan suami istri yang timbul akibat kurangnya kesiapan mental, pemahaman agama, serta keterampilan dalam mengelola konflik rumah tangga. Bimbingan pranikah hadir sebagai langkah preventif untuk meminimalisasi potensi konflik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab perceraian serta mendeskripsikan proses pelaksanaan bimbingan pranikah dalam mencegah perceraian di Kantor Agama Daerah Hulu Terengganu, Terengganu, Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur bersama pegawai Unit Undang- Undang Keluarga dan peserta bimbingan, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Faktor penyebab perceraian meliputi faktor internal (masalah komunikasi, ketidakmampuan mengendalikan emosi, pengabaian tanggung jawab rumah tangga, serta lemahnya nilai keagamaan) dan faktor eksternal (masalah ekonomi/ketidakcukupan nafkah serta kekerasan dalam rumah tangga). Pelaksanaan bimbingan pranikah diwujudkan melalui Kursus Praperkahwinan Islam selama dua hari menggunakan metode ceramah dan tanya jawab berbasis 10 slot materi utama, seperti pengurusan konflik, komunikasi suami istri, dan pengurusan keuangan. Dari sudut pandang pesertaterhadap pelaksanaan bimbingan pranikah mendapat respons yang sangat positif karena terbukti membekali pengetahuan dasar kehidupan berkeluarga, memperjelas pemahaman hak dan kewajiban, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesiapan mental, komunikasi, dan penghayatan nilai keagamaan. Peserta turut menyadari bahwa kursus pranikah bukan akhir proses belajar, melainkan tahap awal persiapan diri yang memerlukan pembelajaran secara berkelanjutan. Secara keseluruhan peranan bimbingan pranikah berfungsi sebagai preventive counseling (bimbingan pencegahan) yang memberikan pembekalan spiritual, mental, dan praktis bagi calon pengantin demi mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.3028 Bimbingan Perkawinan, Termasuk BP4
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Nurul Syuhada binti Mohd
Date Deposited: 01 Sep 2026 03:24
Last Modified: 01 Sep 2026 03:24
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61014

Actions (login required)

View Item
View Item