Konsep Ghaflah dalam Tafsir Al-Mishbah dan Relevansinya Terhadap Perilaku Distraksi Digital pada Pengguna Media Sosial di Kota Banda Aceh

Reyzi Pazita, 230303153 (2026) Konsep Ghaflah dalam Tafsir Al-Mishbah dan Relevansinya Terhadap Perilaku Distraksi Digital pada Pengguna Media Sosial di Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas tentang lalai] Text (Membahas tentang lalai)
REYZI (FINAL).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan penggunaan media sosial yang semakin intensif telah memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan berkomunikasi. Namun, penggunaan media sosial yang berlebihan juga dapat menimbulkan perilaku distraksi digital, seperti penggunaan media sosial secara berlebihan, doomscrolling, scrolling tanpa tujuan, dan ketergantungan terhadap notifikasi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang lalai terhadap aktivitas yang lebih penting, termasuk kewajiban ibadah, kegiatan akademik, interaksi sosial, dan pengelolaan waktu. Dalam perspektif Al-Qur’an, perilaku lalai tersebut memiliki keterkaitan dengan konsep ghaflah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ghaflah dalam Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab serta mengetahui relevansinya terhadap perilaku distraksi digital pada pengguna media sosial di Kota Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memadukan penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Data kepustakaan diperoleh melalui Al-Qur’an, Tafsir al-Mishbah, buku, artikel ilmiah, dan sumber relevan lainnya, sedangkan data lapangan diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap pengguna media sosial, khususnya mahasiswa di Kota Banda Aceh. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ghaflah dalam Tafsir al-Mishbah menggambarkan keadaan lalai dan tidak memberikan perhatian yang semestinya terhadap kebenaran, waktu, serta peringatan Allah Swt. Perilaku distraksi digital memiliki relevansi dengan konsep tersebut ketika penggunaan media sosial dilakukan secara berlebihan dan tidak terkendali. Temuan lapangan menunjukkan adanya kecenderungan menurunnya konsentrasi, menunda pelaksanaan ibadah dan tugas kuliah, berkurangnya interaksi sosial secara langsung, serta menurunnya produktivitas. Dengan demikian, media sosial bukanlah penyebab utama ghaflah, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat menjadi sarana yang memperkuat perilaku lalai apabila tidak disertai pengendalian diri dan kesadaran spiritual.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Ghaflah, Tafsir al-Mishbah, Distraksi Digital, Media Sosial, Banda Aceh
Subjects: 200 Religion (Agama) > 205 Etika Agama
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Reyzi Pazita
Date Deposited: 04 Sep 2026 01:46
Last Modified: 04 Sep 2026 01:46
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61213

Actions (login required)

View Item
View Item