Nilai Teologi dalam Peusijuek Puduk Batee Jeurat di Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh

Muhammad Ikhsan Mabrury, 200301026 (2026) Nilai Teologi dalam Peusijuek Puduk Batee Jeurat di Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Nilai Teologi dalam Peusijuek Puduk Batee Jeurat] Text (Nilai Teologi dalam Peusijuek Puduk Batee Jeurat)
M. Ikhsan Mabrury.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi peusijuek puduk batee jeurat serta mengidentifikasi nilai-nilai teologis yang terkandung di dalamnya pada masyarakat Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Tradisi ini merupakan bagian dari adat Aceh yang masih dilestarikan dalam prosesi kematian dan diyakini memiliki makna religius yang kuat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan antropologis dan teologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengungkap makna simbolik dan nilai teologis dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi peusijuek puduk batee jeurat dilakukan secara sederhana oleh ahli bait bersama seorang tengku, dimulai dari pembersihan batu nisan, pembacaan doa dan ayat suci Al-Qur’an, hingga prosesi peusijuek menggunakan air, beras, dan daun seunijuek. Tradisi ini dilaksanakan secara khidmat dan bersifat privat sebagai bentuk doa keluarga kepada almarhum. Adapun nilai-nilai teologis yang terkandung meliputi nilai tauhid, doa dan tawassul, kesadaran akan kematian, keikhlasan dan tawakkal, serta integrasi antara ajaran Islam dan budaya lokal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi peusijuek puduk batee jeurat merupakan bentuk harmonisasi antara adat dan syariat Islam yang berfungsi sebagai media penguatan spiritual dan solidaritas sosial masyarakat. Tradisi ini tetap relevan untuk dilestarikan karena mengandung nilai-nilai teologis yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.1 Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Muhammad Ikhsan Mabrury Ikhsan
Date Deposited: 10 Sep 2026 03:08
Last Modified: 10 Sep 2026 03:08
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61297

Actions (login required)

View Item
View Item