Jias Mengki, 221002024 (2026) Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembinaan Karakter Siswa SMP Negeri di Banda Aceh: Suatu Pendekatan Ekologis. Disertasi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
DISERTASI TERBUKA ZIAS layout 16 x 24 18,08,2026.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (9MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam penguatan karakter siswa pada tingkat SMP Negeri di Banda Aceh, dengan menggunakan pendekatan ekologi Bronfenbrenner sebagai landasan teoritis. Studi ini didasari oleh urgensi pembentukan karakter sebagai komponen kunci dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta berbagai tantangan yang dihadapi sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam proses pendidikan dan kehidupan sekolah secara menyeluruh. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang memungkinkan peneliti mengungkap fakta-fakta empiris melalui observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen di beberapa SMP Negeri yang menjadi lokasi penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik dengan kerangka kerja ekologi Bronfenbrenner, yang mencakup lima sistem utama: mikrosistem, mesosistem, eksosistem, makrosistem, dan kronosistem. Temuan studi ini memperlihatkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka dalam konteks pembinaan karakter berlangsung secara dinamis, meskipun belum mencapai efektivitas maksimal. Dalam sistem mikrosistem, hubungan langsung antara guru, siswa, dan orang tua berperan signifikan dalam proses internalisasi nilai karakter. Namun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan kemampuan pedagogis guru dan kurangnya keterlibatan aktif orang tua. Mesosistem menunjukkan lemahnya keterpaduan antara sekolah dan lingkungan sosial siswa, terutama dalam pelaksanaan kegiatan proyek berbasis P5. Di tingkat eksosistem, kebijakan dari pihak dinas pendidikan belum sepenuhnya mendukung ruang gerak sekolah untuk merancang program karakter yang sesuai konteks lokal. Makrosistem mengungkap adanya ketegangan antara nilai-nilai budaya lokal dengan arah kebijakan nasional. Sementara itu, kronosistem menyoroti bahwa proses transisi kurikulum memerlukan waktu dan kesiapan yang memadai dari seluruh pemangku kepentingan. Sebagai kesimpulan, pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembinaan karakter di SMP Negeri Banda Aceh memiliki potensi besar, namun masih dihadapkan pada berbagai kendala struktural dan kultural. Keberhasilan penguatan karakter siswa sangat ditentukan oleh keterpaduan antarsistem dalam ekosistem pendidikan serta penerapan nilai-nilai P5 secara konsisten. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkesinambungan dalam membina karakter siswa.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 375 Kurikulum |
| Divisions: | Program Pascasarjana > S3 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Jias Mengki |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 03:04 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 03:04 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61311 |
