Animo Pengunjung Untuk Mengikuti Pengajian Di Warung Kopi Nanggroe Banda Aceh

Alwy. S. Selian, 210201222 (2026) Animo Pengunjung Untuk Mengikuti Pengajian Di Warung Kopi Nanggroe Banda Aceh. SINTHOP: Media Kajian Agama Sosial dan Budaya, 05 (01): 16. pp. 1-16. ISSN 2986-8475 (Submitted)

[thumbnail of minat jamaah, pengajian, dakwah, warung kopi, kualitatif deskriptif] Text (minat jamaah, pengajian, dakwah, warung kopi, kualitatif deskriptif)
Artikel.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Warung kopi merupakan tempat berkumpulnya komunitas-komunitas baik dari kalangan anak-anak, remaja, dan orang tua warung kopi tidak hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi tetapi juga menjadi tempat untuk berdiskusi dan mengerjakan tugas sekolah, kuliah, kantor, hingga menjadi tempat untuk mencari ilmu agama seperti warung kopi Nanggroe Banda Aceh. Selain menikmati kopi, para konsumen sekaligus bisa mendapatkan ilmu agama di pengajian yang diadakan di Warung Kopi Nanggroe Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat dalam mengikuti pengajian di Warung Kopi Nanggroe Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap beberapa jamaah yang rutin menghadiri pengajian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan pola-pola makna yang muncul dari pengalaman partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian di warung kopi memiliki daya tarik tersendiri karena menghadirkan suasana yang santai, terbuka, dan tidak formal sehingga jamaah merasa lebih nyaman dalam menerima materi dakwah. Kredibilitas dan metode penyampaian pemateri yang komunikatif, interaktif, humoris, serta relevan dengan kehidupan sehari- hari menjadi faktor penting yang meningkatkan minat jamaah. Tema pengajian yang aktual dan terus diperbarui turut memperkuat motivasi kehadiran jamaah. Selain itu, interaksi sosial antarjamaah, dukungan fasilitas yang memadai dan gratis, serta peran media sosial sebagai sarana publikasi dan siaran langsung, turut memberikan pengaruh signifikan terhadap minat masyarakat. Motivasi religius untuk memperbaiki diri dan memperdalam ilmu agama juga menjadi pendorong utama partisipasi jamaah. Dengan demikian, pengajian di warung kopi terbukti sebagai model dakwah yang inovatif dan efektif dalam menjangkau masyarakat di ruang publik. Konsep ini tidak hanya memperluas akses terhadap pendidikan agama, tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi dan kesadaran keagamaan di tengah masyarakat.

Item Type: Article
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.1 Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Alwy S. Selian
Date Deposited: 29 Sep 2026 08:51
Last Modified: 29 Sep 2026 08:51
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61464

Actions (login required)

View Item
View Item