Penguatan Kode Etik Profesi Melalui Pembelajaran Akhlak Mahasiswa Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kabupaten Pidie.

Muchtar Abdul Gani, 221002006 (2026) Penguatan Kode Etik Profesi Melalui Pembelajaran Akhlak Mahasiswa Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kabupaten Pidie. Disertasi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Penguatan Kode Etik Profesi Melalui Pembelajaran Akhlak Mahasiswa Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kabupaten Pidie] Text (Penguatan Kode Etik Profesi Melalui Pembelajaran Akhlak Mahasiswa Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kabupaten Pidie)
Full Disertasi Muchtar Abdul Gani_watermark_compressed.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penguatan kode etik profesi keperawatan melalui pembelajaran akhlak mahasiswa keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kabupaten Pidie, mengkaji peran pendidik dan mahasiswa dalam proses tersebut, serta menganalisis strategi institusi dalam mengintegrasikan nilai- nilai akhlak melalui sistem pendidikan keperawatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada dua institusi pendidikan tinggi kesehatan di Kabupaten Pidie, yaitu STIKes Medika Nurul Islam Sigli dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jabal Ghafur. Sumber data penelitian terdiri atas pimpinan institusi, kepala bidang pengembangan kurikulum, dosen keperawatan, dan mahasiswa keperawatan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta proses interpretasi terhadap pola pembentukan nilai etik dan akhlak dalam pendidikan keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kode etik profesi keperawatan berlangsung melalui proses internalisasi nilai yang dilakukan secara bertahap melalui pembelajaran teori, pembiasaan perilaku, keteladanan pendidik, pengalaman praktik klinik, serta refleksi terhadap persoalan etik yang dihadapi mahasiswa. Pembelajaran akhlak tidak hanya diposisikan sebagai materi normatif, tetapi diintegrasikan dalam berbagai aktivitas pendidikan xxiii keperawatan melalui mata kuliah etika profesi, studi kasus, diskusi dilema etik, simulasi klinik, dan praktik lapangan. Proses tersebut membentuk pemahaman mahasiswa bahwa kode etik profesi bukan sekadar aturan formal, melainkan tanggung jawab moral yang melekat dalam identitas seorang perawat. Peran pendidik menjadi faktor penting dalam keberhasilan penguatan kode etik karena dosen tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan moral, pembimbing etik, dan fasilitator pembentukan karakter profesional mahasiswa. Keteladanan dosen melalui sikap disiplin, komunikasi yang baik, kepedulian terhadap mahasiswa, serta penerapan nilai profesional dalam pembelajaran menjadi mekanisme penting dalam proses imitasi dan internalisasi nilai. Sementara itu, mahasiswa berperan sebagai subjek aktif yang menerima, memahami, merefleksikan, dan mengaktualisasikan nilai akhlak dalam kehidupan akademik maupun praktik klinik. Strategi institusi dalam memperkuat kode etik profesi dilakukan melalui integrasi nilai akhlak dalam kurikulum, pengembangan budaya akademik berbasis nilai, pembinaan karakter mahasiswa, penguatan praktik klinik sebagai ruang pembelajaran etik, serta pengembangan sistem evaluasi sikap dan kedisiplinan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penguatan kode etik membutuhkan sinergi antara kebijakan institusi, komitmen pendidik, dan kesadaran mahasiswa. Dengan demikian, pembelajaran akhlak menjadi pendekatan strategis dalam membangun lulusan keperawatan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas moral dan karakter pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan. Penelitian ini menghasilkan implikasi bahwa pendidikan keperawatan perlu mengembangkan model pembelajaran etik yang mengintegrasikan aspek profesional, moral, dan spiritual secara berkelanjutan. Penguatan kode etik profesi melalui pembelajaran akhlak dapat menjadi salah satu strategi pengembangan mutu pendidikan tinggi kesehatan dalam menghasilkan tenaga keperawatan yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 170 Ethics, Moral Philosophy (Etika dan Filsafat Moral)
Depositing User: Muchtar Muchtar Abdul Gani
Date Deposited: 07 Oct 2026 09:07
Last Modified: 07 Oct 2026 09:07
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61491

Actions (login required)

View Item
View Item