COFFEE SHOP SEBAGAI RUANG KREATIF BARU: MAHASISWA DAN SIBER DI BANDA ACEH

FIQRI WANSARANI, 140305054 (2020) COFFEE SHOP SEBAGAI RUANG KREATIF BARU: MAHASISWA DAN SIBER DI BANDA ACEH. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of COFFEE SHOP SEBAGAI RUANG KREATIF BARU: MAHASISWA DAN SIBER DI BANDA ACEH] Text (COFFEE SHOP SEBAGAI RUANG KREATIF BARU: MAHASISWA DAN SIBER DI BANDA ACEH)
FIQRI WANSARANI, 140305054 FUF, SA.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Warung kopi merupakan ruang perjumpaan yang memungkinkan mahasiswa membangun hubungan sosial, berdiskusi, dan mengekspresikan kemampuan di luar kampus. Bab ini bertujuan menjelaskan alasan mahasiswa berkunjung, bentuk interaksi sosial, dan fungsi kreatif Milkyway Cafe di Jalan Gabus, Lampriet, Banda Aceh, serta menempatkan dimensi siber secara proporsional dalam pembahasannya. Kajian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada satu lokasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi foto. Pembahasan bertumpu pada keterangan dua informan yang mewakili pengalaman sebagai pengunjung dan pengunjung sekaligus pelaku musik, kemudian disusun menurut tema alasan berkunjung, percakapan, kesempatan tampil, dan penggunaan waktu. Teori ruang publik digunakan sebagai perangkat untuk menelaah peluang pertukaran gagasan serta batas keterbukaan dalam ruang usaha komersial. Temuan menunjukkan bahwa kafe dimaknai sebagai tempat silaturahmi, diskusi kegiatan akademik, rekreasi, latihan musik, dan perolehan penghasilan tambahan bagi pelaku pertunjukan. Fungsi kreatif terbentuk melalui hubungan antara fasilitas, akses berpartisipasi, dan aktivitas pengunjung. Perbedaan pengalaman informan memperlihatkan bahwa manfaat kunjungan bergantung pada tujuan serta peran masing-masing. Akan tetapi, temuan belum membuktikan peningkatan kemampuan, dampak terhadap prestasi, atau terbentuknya ruang publik deliberatif yang sepenuhnya inklusif. Dimensi siber menjadi arah analisis yang masih memerlukan dokumentasi aktivitas digital secara khusus. Bab ini menyimpulkan bahwa coffee shop berpotensi mendukung pembelajaran informal dan ekspresi kreatif, dengan kesimpulan yang terbatas pada kasus dan pengalaman informan yang dibahas. Kontribusinya terletak pada pembedaan antara tersedianya sarana, berlangsungnya proses kreatif, dan hasil yang dapat dibuktikan secara empiris.

Kata kunci: coffee shop; mahasiswa; interaksi sosial; ruang kreatif; ruang publik, Banda Aceh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 306 Kebudayaan dan Pranata
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Sosiologi Agama
Depositing User: Fiqri Wansarani
Date Deposited: 15 Oct 2026 08:27
Last Modified: 15 Oct 2026 08:27
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61524

Actions (login required)

View Item
View Item