Muqāranatu Aṭ-Tarīqati Al-Hijā’iyyah Wa Tarīqati Al-Imlā’ Al-Masmū‘ Li-Tarqiyati Qudrati Aṭ-Talabah Bi-Ma‘had Dār Al-‘Ulūm Al-‘Aṣrī Banda Aceh

Zahratul Hurrati, 230202156 (2025) Muqāranatu Aṭ-Tarīqati Al-Hijā’iyyah Wa Tarīqati Al-Imlā’ Al-Masmū‘ Li-Tarqiyati Qudrati Aṭ-Talabah Bi-Ma‘had Dār Al-‘Ulūm Al-‘Aṣrī Banda Aceh. Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Perbandingan Metode Hijaiyah dan Metode Imla' Masmu' Dalam Pembelajaran Imla'] Text (Perbandingan Metode Hijaiyah dan Metode Imla' Masmu' Dalam Pembelajaran Imla')
Cover-Bab 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)
[thumbnail of Perbandingan Metode Hijaiyah dan Metode Imla' Masmu' Dalam Pembelajaran Imla'] Text (Perbandingan Metode Hijaiyah dan Metode Imla' Masmu' Dalam Pembelajaran Imla')
Zahratul Hurrati_FTK_PBA_2025.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB)

Abstract

Setelah melakukan observasi secara langsung, peneliti menemukan bahwa banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Arab, terutama dalam menulisnya, karena dalam proses pengajaran, guru tidak menggunakan metode pengajaran yang tepat. Dari pengamatan sebelumnya, metode hijaiyah dan metode imla’ masmu’ merupakan metode yang cocok untuk pengajaran imla’, sehingga peneliti ingin mencari perbandingan antara metode hijaiyah dan metode imla’ masmu’, mana yang lebih baik dan lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengajar ejaan. Dalam penelitian ini, peneliti memilih metode penelitian dengan jenis desain TrueExperimental, dan peneliti menggunakan The Randomized Pretest-Posttest Control Group. Peneliti memilih sampel secara acak dalam tiga baris, yaitu Kelas 1A untuk kelompok kontrol, Kelas 1C untuk kelompok eksperimen menggunakan Metode Hijaiyah, dan Kelas 1C untuk kelompok eksperimen menggunakan Metode Imla’ Masmu’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode hijaiyah dan metode imla’ masmu’ efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengajar Imla’. Keduanya signifikan secara statistik, tetapi metode hijaiyah memiliki nilai p yang lebih rendah daripada metode dikte yang dapat didengar, yang berarti bahwa tingkat signifikansinya (metode hijaiyah 0,01) lebih tinggi dari metode imla’ masmu’ (0,028), sehingga menggunakan dapat disimpulkan bahwasanya metode hijaiyah lebih baik dan lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengajar ejaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.3 Metode Pembelajaran dan Belajar
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Zahratul Hurrati
Date Deposited: 14 Jan 2026 07:07
Last Modified: 14 Jan 2026 07:08
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/52775

Actions (login required)

View Item
View Item