Analisis Ways of Thinking (WoT) dan Ways of Understanding (WoU) Dalam Memahami Konsep Lingkaran Pada Siswa MTsN

Dhia Rahidatul Aisy, 220205081 (2026) Analisis Ways of Thinking (WoT) dan Ways of Understanding (WoU) Dalam Memahami Konsep Lingkaran Pada Siswa MTsN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Pemahaman Konsep Matematis, Ways of Thinking, Ways of Understanding, Lingkaran, Teori Harel] Text (Pemahaman Konsep Matematis, Ways of Thinking, Ways of Understanding, Lingkaran, Teori Harel)
Dhia Rahidatul Aisy_220205081.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan fondasi kognitif yang menentukan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika, termasuk pada materi lingkaran yang menuntut pemahaman relasional antar unsur, bukan sekadar hafalan rumus. Namun, fenomena di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa saat ini masih rendah. Siswa cenderung terjebak pada kebiasaan menghafal rumus secara mekanis dan kesulitan ketika dihadapkan pada masalah yang membutuhkan pemahaman konseptual yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Ways of Thinking (WoT) dan Ways of Understanding (WoU) siswa dalam memahami konsep lingkaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga siswa kelas VIII-10 di salah satu Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Pidie yang dipilih secara purposive sampling untuk mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes uraian pemahaman konsep dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta divalidasi melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 siswa yang mengikuti tes, 45% berada pada kategori kemampuan rendah, 32% sedang, dan 23% tinggi. Siswa berkemampuan tinggi menunjukkan WoU relasional-konseptual yang dilandasi WoT rekonstruktif-struktural dan penalaran transformasional. Siswa berkemampuan sedang menunjukkan WoU prosedural-parsial yang rentan miskonsepsi substitusi, dilandasi WoT algoritmik yang kaku dan penalaran tidak konsisten. Siswa berkemampuan rendah menunjukkan WoU superfisial dan terfragmentasi yang dilandasi WoT berbasis kata kunci (keyword-driven thinking) serta skema pembuktian otoritatif. Temuan ini menegaskan adanya hubungan dualitas yang kuat antara WoT dan WoU sebagaimana dikemukakan Harel, sehingga pembelajaran matematika perlu dirancang untuk mengembangkan kedua aspek tersebut secara bersamaan guna memperkuat pemahaman konsep matematis siswa pada materi geometri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan)
500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 510 Mathematics (Matematika)
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: Dhia Rahidatul Aisy
Date Deposited: 28 Aug 2026 12:54
Last Modified: 28 Aug 2026 13:07
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60361

Actions (login required)

View Item
View Item