Pemanfaatan Serbuk Biji Alpukat (Persea americana) Sebagai Biokoagulan Untuk Menurunkan Parameter Pencemar Pada Air Limbah Pemotongan Ikan Di Pasar Al-Mahirah Lamdingin Banda Aceh

Ridha Alfat Aldani, 200702020 (2026) Pemanfaatan Serbuk Biji Alpukat (Persea americana) Sebagai Biokoagulan Untuk Menurunkan Parameter Pencemar Pada Air Limbah Pemotongan Ikan Di Pasar Al-Mahirah Lamdingin Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Air Limbah Pemotongan Ikan, Biokoagulan, Chemical Oxygen Demand (COD), Koagulasi-Flokulasi, Serbuk Biji Alpukat, Total Suspended Solid (TSS).] Text (Air Limbah Pemotongan Ikan, Biokoagulan, Chemical Oxygen Demand (COD), Koagulasi-Flokulasi, Serbuk Biji Alpukat, Total Suspended Solid (TSS).)
Ridha Alfat Aldani.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Air limbah pemotongan ikan mengandung bahan organik dan padatan tersuspensi yang dapat mencemari lingkungan apabila tidak diolah sebelum dibuang. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan serbuk biji alpukat (Persea americana) sebagai biokoagulan dalam menurunkan nilai Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS), kekeruhan, dan pH pada air limbah pemotongan ikan di Pasar Al-Mahirah Lamdingin Banda Aceh, serta menganalisis pengaruh variasi kecepatan pengadukan terhadap efektivitas proses koagulasi-flokulasi dalam menrunkan parameter pencemar. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan uji jar test pada variasi dosis 0 g/L, 0,5 g/L, 1 g/L, 1,5 g/L dan 2 g/L serta kecepatan pengadukan cepat 120 rpm dan 150 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk biji alpukat efektif sebagai biokoagulan. Penurunan COD optimum terjadi pada dosis 1 g/L dengan kecepatan 120 rpm, yaitu dari 644 mg/L menjadi 225 mg/L dengan efisiensi 65,06%. Penurunan TSS dan kekeruhan optimum diperoleh pada dosis 1,5 g/L, sedangkan nilai pH tetap berada pada kisaran baku mutu (6–9). Variasi kecepatan pengadukan berpengaruh terhadap efektivitas proses koagulasi-flokulasi. Dengan demikian, serbuk biji alpukat berpotensi menjadi biokoagulan alami yang efektif, ramah lingkungan, dan ekonomis dalam pengolahan air limbah pemotongan ikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: Ridha Alfat Aldani
Date Deposited: 21 Aug 2026 08:26
Last Modified: 21 Aug 2026 08:26
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59400

Actions (login required)

View Item
View Item