Sahiratun Munadiah, 220205020 (2026) Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP. MPM: Media Pendidikan Matematika, 14 (2). pp. 1-15. ISSN 2338-3836, 2657-0610 (Submitted)
Sahiratun Munadiah_Artikel Repository Skripsi.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning(PBL) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi Aritmatika Sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa Indonesia sebagaimana ditunjukkan hasil PISA 2022, yang menempatkan Indonesia pada peringkat 74 dari 81 negara dengan skor matematika jauh di bawah rata-rata OECD. Kondisi serupa juga ditemukan pada siswa kelas VII SMPIKNurul Quran, yang cenderung menyelesaikan soal secara prosedural tanpa disertai penalaran yangmemadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dandesain non-equivalent control group, melibatkan kelas kontrol (n=14) dan kelas eksperimen (n=17). Data dikumpulkan melalui instrumen tes uraian pretest dan posttest yang mengukur indikator kemampuanpenalaran matematis, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji Mann-Whitney U, uji Wilcoxon signed-rank, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitianmenunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada skor pretest kedua kelompok (p = 0,098), yangmengindikasikan tidak ditemukan perbedaan awal yang signifikan secara statistik antara kedua kelompokmeskipun kelas kontrol secara deskriptif memiliki rata-rata pretest yang lebih tinggi. Setelah diberikanperlakuan, kelas eksperimen memperoleh skor posttest yang signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (p < 0,001) dengan effect size besar (r=0,797), serta kategori N-Gain tinggi (0,711) dibandingkankelas kontrol yang berkategori rendah (0,084). Uji Wilcoxon signed-rank berpasangan lebih lanjut menunjukkan peningkatan pretest–posttest yang signifikan pada kelas eksperimen (p < 0,001), namuntidak pada kelas kontrol (p = 0,072). Dapat disimpulkan bahwa model PBL berpengaruh secara signifikandalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | kemampuan penalaran matematis, Problem Based Learning, quasi eksperimen |
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.3 Metode Pembelajaran dan Belajar 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 510 Mathematics (Matematika) > 513 Aritmetika |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Sahiratun Munadiah |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 11:46 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 11:46 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59872 |
