Fairuz Azizah, 220701091 (2026) Kajian Arsitektur Rumah Adat Alas: Nilai-nilai Sosial dan Budaya Dalam Tata ruang dan Ornamen Bangunan. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
file revisi fairuz azizah (3) (2).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (7MB)
Abstract
Rumah adat adalah bangunan tradisional yang menjadi identitas budaya suatu suku atau daerah di Indonesia. Rumah ini biasanya dibangun dengan arsitektur khas yang mencerminkan nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta filosofi kehidupan masyarakat setempat. Rumah adat bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga simbol budaya yang kaya akan nilai historis dan sosial. Setiap daerah di Indonesia memiliki rumah adat yang unik, baik dari segi bentuk, bahan bangunan, hingga fungsi ruang dalamnya. Sama halnya dengan Rumah Adat Suku Alas. Rumah Adat Alas di Kabupaten Aceh Tenggara merupakan cerminan kompleks dari kebudayaan Suku Alas yang berlandaskan pada empat filosofi hidup, yaitu bermasyarakat, toleransi, sosial, dan agamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik arsitektur tradisional Rumah Adat Alas di dua desa di Aceh Tenggara, memahami fungsi sosial serta filosofi di balik desainnya, serta mendokumentasikan persamaan dan perbedaan yang ada sebagai upaya pelestarian budaya. Penelitian ini juga menguraikan dan menyintesis nilai-nilai tradisional yang terkandung dalam organisasi spasial (tata ruang) dan visual (ornamen Mesikhat) dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus etnografi arsitektur, yang melibatkan observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap tokoh adat dan ahli ukir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang Rumah Adat Alas merepresentasikan nilai privasi, teritorialitas, hirarki sosial, interaksi sosial, serta norma dan aturan adat, sedangkan ornamen Mesikhat berfungsi sebagai media komunikasi visual yang mengandung makna sosial, budaya, dan filosofis. Kesimpulannya, Rumah Adat Alas tidak hanya memiliki nilai arsitektural, tetapi juga menjadi media penting dalam mempertahankan identitas dan nilai budaya masyarakat Alas. Oleh karena itu, pelestarian perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui dokumentasi, edukasi budaya, serta keterlibatan masyarakat dan pemerintah agar nilai tata ruang dan ornamen Mesikhat tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture (Arsitektur) |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitektur |
| Depositing User: | Fairuz Azizah |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 11:04 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 11:04 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59925 |
