Sri Mayanti, 220701095 (2026) Analisis Potensi Ketahanan Bangunan Kolonial Belanda Terhadap Gempa Berdasarkan Aspek Arsitektur (Studi Kasus: SMAN 1 Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh.
skripsi_Sri Mayanti.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini mengevaluasi potensi ketahanan terhadap gempa pada bangunan kolonial Belanda SMAN 1 Banda Aceh berdasarkan aspek arsitektur. Bangunan bersejarah ini tetap difungsikan setelah gempa dan tsunami Aceh 2004, sementara kajian yang secara khusus menghubungkan arsitektur kolonial dengan prinsip ketahanan gempa masih relatif terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, pen-gukuran elemen bangunan yang dapat diakses, dan studi literatur, kemudian diana-lisis melalui triangulasi terhadap prinsip ketahanan gempa yang disintesis dari SNI 1726:2019, FEMA 547 (2006), Calvi et al. (2006), dan Bothara dan Brzev (2011). Evaluasi mencakup enam aspek arsitektur: bentuk dan keteraturan denah, konfig-urasi massa, sistem struktur, material dinding, proporsi dan distribusi bukaan, serta sistem dan konfigurasi atap. Hasil penelitian menunjukkan bangunan masih mempertahankan karakteris-tik arsitektur kolonial Belanda yang dapat diidentifikasi secara visual. Konfigurasi massa dinilai selaras secara konseptual dengan prinsip ketahanan gempa, se-dangkan lima aspek lainnya dinilai selaras sebagian: denah relatif simetris namun memiliki ketidakberaturan geometris yang belum diukur secara formal berdasarkan SNI 1726:2019; dinding bata masif dengan elemen pengikat yang belum terverifi-kasi; dan rasio bukaan fasad utama 47,33% yang hanya menjadi informasi geome-tris, bukan batas aman atau rasio ketahanan gempa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakteristik arsitektural bangunan rele-van sebagai evaluasi awal ketahanan gempa, namun belum dapat dijadikan bukti kapasitas struktural sehingga tetap memerlukan investigasi teknis, pengujian mate-rial, dan analisis struktur lanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan awal bagi pelestarian bangunan kolonial bersejarah yang tanggap terhadap risiko gempa di kawasan rawan bencana seperti Aceh.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture (Arsitektur) > 725 Arsitektur Stuktur Umum > 725.9 Arsitektur Struktur Umum |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitektur |
| Depositing User: | sri mayanti |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:27 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:27 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59937 |
