Insyani Tawaqalna, 200701002 (2026) Evaluasi Kenyamanan Akustik pada Area Baca Perpustakaan UIN Ar-raniry. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Evaluasi Kenyamanan Akustik pada Area Baca Perpustakaan UIN Ar-Raniry (INSYANI TAWAQALNA H.SYAM_200701002).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (5MB)
Abstract
Perpustakaan sebagai fasilitas pendidikan memerlukan lingkungan akustik yang kondusif untuk mendukung konsentrasi pengguna dalam membaca dan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kenyamanan akustik area baca Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan mengukur tingkat kebisingan (LAeq,60) dan membandingkannya dengan standar SNI 03-6386-2000 yang menetapkan tingkat bunyi baik 40 dBA dan batas maksimum 45 dBA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan evaluatif melalui pengukuran lapangan sebanyak tiga kali pada setiap titik menggunakan Sound Level Meter Bedrock AM100. Pengukuran dilakukan pada 63 titik yang tersebar di empat area baca, yaitu Area Baca Lantai 1, Area Baca Referensi, Area Baca Lantai 2, dan Area Baca Lantai 2 Bagian Tengah. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif dan dibandingkan dengan standar SNI, serta dilakukan observasi untuk mengidentifikasi sumber kebisingan dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan rata-rata di Area Baca Lantai 1 sebesar 51,22 dBA, Area Baca Referensi 47,60 dBA, Area Baca Lantai 2 46,79 dBA, dan Area Baca Lantai 2 Bagian Tengah 49,33 dBA. Seluruh nilai ini berada di atas batas maksimum SNI (45 dBA), dengan rata-rata keseluruhan 48,74 dBA. Dari 63 titik ukur, tidak ada satu pun yang mencapai standar baik (≤40 dBA), hanya 10 titik (15,9%) yang berada pada batas toleransi (41–45 dBA), dan 53 titik (84,1%) tidak memenuhi standar. Sumber kebisingan dominan berasal dari kebisingan internal yang menyumbang 70% dari total kebisingan, terdiri dari percakapan pengunjung (40%), pergerakan furnitur (20%), dan langkah kaki (15%). Kebisingan eksternal dari lalu lintas kendaraan menyumbang 18% dari total kebisingan (60% dari kontribusi eksternal). Analisis material menunjukkan dominasi material keras (keramik, gypsum, kaca, bata plester) dengan koefisien serap sangat rendah (α = 0,01–0,17), yang menyebabkan suara dipantulkan bukan diserap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi akustik area baca Perpustakaan UIN Ar-Raniry belum memenuhi standar kenyamanan akustik yang ditetapkan. Rekomendasi teknis yang diberikan meliputi penambahan material penyerap suara (karpet, panel akustik, plafon akustik), penerapan zoning area baca (zona tenang, zona belajar individu, zona diskusi terbatas), pemasangan partisi akustik, penutupan ventilasi penghubung sumber kebisingan, pemasangan peredam kaki kursi, penggantian jendela dengan double glazing, serta penerapan kebijakan internal dan teknologi monitoring kebisingan berbasis IoT secara bertahap sesuai prioritas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture (Arsitektur) 700 Arts and Recreation > 720 Architecture (Arsitektur) > 725 Arsitektur Stuktur Umum > 725.1 Arsitektur Gedung Pemerintahan |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitektur |
| Depositing User: | Insyani Tawaqalna Hamdan Syam |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 11:24 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 11:24 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60066 |
